Recent Posts

Pages: 1 [2] 3 4 ... 9
11
Pak Idi, Jika mahasiswa diberikan kebebasan untuk mempelajari bahan ajar sesuai dengan keinginannya (tanpa ada target-target tertentu), apakah tidak berisiko mahasiswa justru tidak melakukan apa2. karena motivasi dan latar belakang mahasiswa berbeda. ada yang sudah dewasa namun memang ada yang masiih memerlukan arahan2.

Betul Pak Fajar, mahasiswa tetap ada target. Ketika mereka merancang studinya dan memiliki bahan belajarnya disertai pula dengan target yang harus mereka selesaikan. Prinsipnyameereka menentukan sendiri materi belajarnya sekaligus target hasilnya dan juga awaktu pengumpulannya.
12
Menurut saya perempuana dan laki-laki memang memilik hak yang sama dalam meneri kesmpatan belajarn dengan baik. Namun memang kemampuan awal dan kompetesi anak permepuand an laki-laki terkadang berebda. Tetapi tidak selalu ada kecenderungan bahwa perempuan lebih rajin daripada laki-laki atau sifat khas lainnya. Oleh karena itu menurut saya perlakuan  kesemptan belajar harus sama tetapi kita melihat perbedaannya dari kemampuan siswa untuk dapat membedakan model pembelajaran yang akan kita terapkan.
13
Sangat menarik jika kita berdiskusi tentang LMS di saat ini. LMS menajdi salah satu solusi baik dalam mengatasi permasalahan sekolah/kuliah di amsa pandemi covid-19.  Namun dilapangan seringkali LMS hanya digunakan sebagai sarana penunjag terselenggaranya pembelajaran jarak jauh dengan emmanfaatkan IT. Padahal di dalam LMS banyak sekali fitur yang dapat digunakand an dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Satu diantaranya dengan LMS kita dapat merancang pembelajaran dipercepat atau acceleerasi. Melalui sistem seperti modul, siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatannya. Siswa dapat melanjutkan materi pelajarannya jika mereka mampau menyelesaikan dan menuntaskan tes akhir Bab misalnya. Mereka tidak harus menunggu seluruh siswa menuntaskan materi pelajarannya. Guru/dosen biasanya memberikakn materi secara klaasikal dan bersamaan untuk semua kemampuan siswa tanpa memberika kesempatan yang berpotensi tinggi dapat lebih cepat belajarnya.
Apakah dalam penelitian tersebut terdapat aspek pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan kecepatan belajar peserta didik?
14
Untuk bu Atin,
Di artikel ini tidak dijelaskan secara detail tentang faktor demografinya, akan tetapi penelitian ini hanya menjelaskan fokus pada Female in two- lower level undergraduate. trimakasih


Dear bu Vita,
Pada penelitian ini dijelaskan bahwa learning strategies untuk female students yang kinerjanya lebih tinggi fokus pada advanced learning strategies yaitu: a) elaboration, b) metacognitive self-regulation, c) time and study environmental management, and d) effort regulation.
15
dari hasil penelitian ini apakah kesulitan-kesulitan yang dialami oleh pembelajar dengan metode ini? Kemudian Pembelajaran berdiferensiasi ini apakah bisa di implementasikan di semua jenjang pendidikan? 
16
Dalam penelitian ini dinyatakan bahwa learning analytics ini dapat memberikan manfaat pada mahasiswa dan dosen. Apakah di penelitian ini dijelaskan lebih memberi manfaat bagi mahasiswa ataukah bagi dosen?
17
pada artikel tersebut dikatakan bahwa mahasiswa belajar sesuai dengan keinginannya sendiri tidak ada target dari dosennnya. menurut pengalaman saya jika mahasiswa tidak diberi target oleh dosen banyak mahasiswa yang tidak belajar sesuai yang diharapkan dosennya karena dengan latar belakang dan motivasi mahasiswa yang berbeda-beda. apakah di artikel tersebut dijelaskan bagaimana cara mengendalikan mahasiswa agar termotivasi untuk belajar sesuai dengan keinginannya?
18
General Discussion / Re: Topik 6 Toward a Definition of Learning Experience Design
« Last post by Khoiriyah on September 29, 2021, 02:22:52 pm »
jika melihat apa yang disampaikan pak Wanda ini Tobi Eye Tracker sangat cocok untuk media pembelajaran seperti saat pandemi ini untuk membantu pendidik dalam mengetahui siswanya fokus pada apa yang dipelajari atau tidak. mungkin jika sebagian pendidik familiar dengan media ini, pembelajarannya akan sangat terbantu.
19
saya setuju bu Atin, menurut pengalaman saya belajar matematika sangat sulit dan menakutkan. jadi jika matematika disajikan dengan media yang menarik seperti yang disebutkan di artikel tersebut, maka siswa akan merasa senang dan mudah untuk memahami materi yang disajikan. anyway, videonya keren.
20
 :)Saya membayangkan saja sudah sangat menarik ya pembelajaran menggunakan Gamification. Sesuatu yang bernuansa game dapat memberi efek timbulnya perasaan enjoy ketika bermain. Perkembangan teknologi gamification menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi pendidik/desainer pembelajaran untuk memiliki kemampuan menyediakan media pembelajaran yang dirancang khusus sesuai dengan tujuan-tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Gamification dapat menjadi bagian dari sumber belajar yang bersifat komplementer maupun subsitusi.
Yang menjadi kegalauan saya adalah ketika pembelajaran menggunakan pendekatan Gamification ini bagaimana mampu menarik perhatian pebelajar dibanding mereka harus bermain game online yang siap didownload dari aplikasi mobile. Banyak game yang belum dirancang khusus untuk kebutuhan pembelajaran. Game tidak cukup hanya dibuat untuk kesenangan saja, tetapi yang lebih utama bagaimana membentuk karakter pemainnya dan kemampuan/keterampilan apa yang hendak dicapai pada tingkatan kognitif, psikomotor maupun afektif. Melalui Gamification diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu meningkatkan hasil belajar yang baik.
Pages: 1 [2] 3 4 ... 9