Show Posts

This section allows you to view all posts made by this member. Note that you can only see posts made in areas you currently have access to.


Messages - Atin Fatimah

Pages: [1]
1
untuk ibu Khoiriyah,

ya ibu. itulah kekuatan transmedia yang didesain sedemikian rupa untuk menarik perhatian anak agar tidak jenuh dengan aktivitas pembelajarannya, apalagi terkait mat apelajaran matematika yang dipandang sulit dan tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari karena hanya sekumpulan angka-angka. ternyata jika dikemas dalam bentuk naratif, tak ubahnya seperti kita sedang menonton film yang kita sukai. ;)

2
kalau dari perspektif ilmu filsafat, logika dan bahasa juga harus diperhitungkan ya bu cyly....dalam mengemas konten atau materi pembelajaran yang adaptif terhadap karakteristik siswa. kalau jumlah siswanya sedikit, pendidik bisa jadi dapat melakukan need analysis terkait karakter anak tersebut. bagaimana jika di Indonesia, rerata pendidik memiliki rombel dan jumlah siswa masing-masing rombel di kisaran dari 30-40 siswa. waah berat sekali tugas menjadi pendidik. tapi semoga dapat menajdi amal jariyah  ;)

kita tahu gaya belajar anak beragam, anak dengan gaya belajar auditory mungkin akan lebih nyaman dengan metode ceramah, tapi tentu matematika kurang efektif jika disampaikan dengan metode ceramah. inilah chalenge untuk pendidik masa depan, pemanfaatan media adaptif seolah menjadi suatu keharusan untuk menjawab tantangan tersebut.

3
mungkin kita termasuk siswa yang punya pengalaman "mengerikan" di mapel matematika ya pak  :D

betul pak, kita perlu belajar mengimplementasikan materi ajar yang kontekstual, agar peserta didik merasakan membutuhkan ilmu tersebut. model pembelajaran problem based learning juga saat ini sedang menjadi komoditi hangat para praktisi pendidikan(termasuk kita  :)) agar dapat memicu "curriousity"  atau rasa ingin tahu/rasa penasaran peserta didik.

nah, modelnya bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi kelas..sedangkan untuk medianya harus yang adaptif. karena kita tidak bisa paksakan dan perlakukan anak dengan rekognisi masa lampau yang berbeda dengan treatment yang sama.

wallahu'alam bishawab... :)

4
tidak pak...

saya jelaskan dengan bahasa saya ya pak, karena memang tidak dibahas konsep transmedia dalam penelitian ini.

transmedia ini menyajikan materi pembelajaran dengan berbagai moda, platform, fitur yang dapat menjangkau pemahaman anak (karena variatif tadi) dimana di dalamnya ada unsur musik, games, film, web, dan lain-lain..termasuk media paper base atau LKS boleh juga dimasukkan. Tapi dalam penelitian ini yang digunakan moda:
1. hands on dengan anak berinteraksi dengan guru di kelas-kelas konvensional
2. digital saat anak menyimak film yang diputar melalui DVD yang dititipkan pada orangtuanya, ada games didalamnya termasuk musik juga.

transmedia ini harus memiliki alur, bukan film lepas. kombinasi antara alur dramanya dengan alur pembelajarannya selaras membuat anak tidak sadar bahwa dirinya sebenarnya sedang belajar. filmnya bisa diakses di youtube pak, dulu pernah juga ditayangkan di stasiun televisi di indonesia (karena saya suka nonton film CG juga pak :) )

5
semoga kita bisa menjadi pendidik yang keren seperti ini ya bu,,, :-*

yang menarik memang ada sedikit perbedaan perlakuan pada orangtua dalam penelitian ini(karena penelitian ini ada 2 studi)

kalau yang pertama, mungkin karena masih usia preeschool, peran orangtua sebatas diminta untuk memutar episode video Curious George. yang menarik tidak boleh ada paksaan atau pemutaran film ini harus atas permintaan anak pada saat mereka biasanya mengizinkan anak-anak mereka menonton televisi(supaya tidak ada kontroversi). orangtua dibawakan DVD untuk diputar di rumah dan guru cukup mengingatkan saja melalui pesan singkat.

sementara yang kedua anak usia Sekolah Dasar kelas bawah ini keterlibatan orangtuanya sama-sama diminta memutarkan video/DVD, tapi mereka sudah "dipaksa"mengikuti jadwal tayang yang sudah disepakati dengan gurunya.
di akhir penelitian, yang studi 2 ini orangtua diundang dalam FGD. para orangtua menyampaikan antusiasme-nya jika anak mereka belajar dengan prosedur dan perangkat mengajar transmedia yang dilakukan dalam penelitian ini.

terima kasih kembali ibu cantik  :-*



6
betul sekali pak.
penelitian ini melibatkan 2 studi karena menayangkan 2 film yang berbeda untuk usia siswa yang berbeda pula.

studi pertama yakni currious george
Peran orangtua sebatas diminta untuk memutar episode video Curious George. yang menarik tidak boleh ada paksaan atau pemutaran film ini harus atas permintaan anak pada saat mereka biasanya mengizinkan anak-anak mereka menonton televisi(supaya tidak ada kontroversi). orangtua dibawakan DVD untuk diputar di rumah dan guru cukup mengingatkan saja melalui pesan singkat.

studi yang kedua yakni oddsquad
keterlibatan orangtuanya sama, tapi mereka sudah "dipaksa"mengikuti jadwal tayang yang sudah disepakati dengan gurunya.
di akhir penelitian, ada tambahan peran/keterlibatan orangtua yakni peneliti bersama guru, orangtua dan direktur(kepala sekolah sepertinya ya pak, kalau di Indonesia) melakukan FGD. para orangtua menyampaikan antusiasme-nya jika anak merek abelajar dengan prosedur dan model mengajar yang dilakukan dalam penelitian ini.

jadi memang orangtua disini bukan sebagai sumber data primer.
begitu pak yang saya pahami, mohon maaf jika ada kekeliruan.
terima kasih

7
for u'r 1st question  ???

betul ma'am, para pendidik harus menemukan strategi yang tepat sesuai dengan karakteristik peserta didiknya.
salah satunya dengan mengemas materi pembelajaran dalam bentuk transmedia dimana didalamnya ada unsur musik, games, hiburan dan yang terpentig adalah disajikan dalam bentuk story telling dimana ada alur cerita yang dapat diikuti siswa dan membuat siswa penasaran dengan kelanjutan ceritanya. seperti dalam film currious george ini.. . karena sejak pertama menonton film currious george saya terkagum-kagum dengan ide scripwriternya yang mengintegrasikan materi ajar dengan alur cerita yang menarik (dalam penelitian ini kita gunakan diksi "naratif"):o

for the 2nd question:
sebenarnya sudah saya sampaikan di video tersebut secara garis besar bahwa memang terjadi peningkatan secara signifikan.
disini akan saya tambahkan dengan kutipan statistika hasil analisis datanya ya ma'am  ;)

ini yang "currious george"
"pengetahuan matematika anak meningkat secara signifikan, yang diukur dengan item TEMA-3  (Mpra= 21,04; Mpasca= 23,75 , p< .01). Secara khusus, anak-anak menunjukkan perubahan yang signifikan dan positif pada keterampilan matematika terkait dengan perbandingan angka (Mpra= 5,98, Mpasca= 7,06, p< 0,05) dan konsep informal (Mpra= 0,86, Mpasca= 1,12 , p< .05)."
karena domain matematika pun cukup banyak, jadi penelitian ini fokus pada domain tertentu saja.


dan ini yang oddsquad
"Selama intervensi Odd Squad, pengetahuan matematika siswa secara keseluruhan dalam domain Bilangan dan Operasi dan Aljabar meningkat secara signifikan (Mpra= 42,80, Mpasca= 48,70, p<.001). Pada subkategori pengetahuan matematika, siswa menunjukkan perubahan signifikan dan positif pada pengetahuan mereka tentang berhitung/bilangan (Mpra= 10,92, Mpasca= 13,61, p< .001), pengenalan pola (Mpra= 9,49, Mpos= 10.12, p< .01), dan penjumlahan dan pengurangan sederhana
(Mpra= 18.72, Mpos= 20.95, p< .01).

tontonan kedua film ini rutin diputar di stasiun televisi di negara bagian tersebut ma'am, tapi karena ingin fokus pada domain matematika tertentu...peneliti meminta bantuan orangtua untuk memutarkan episode tertentu pada jam/hari tertentu, ada situsnya untuk memutar film-film tersebut. semoga menginspirasi yaa..hehe.


thats very kind of U...thanks sissy  :-*



8
dengan metodologi dan prosedur penelitian yang sama, jika personalisasi pembelajaran ini dilakukan pada mahasiswa strata 1. apakah dapat memberi kontribusi yang lebih baik bu? terima kasih bu vitaaa  ;)

9
Dikatakan dalam penelitian ini bahwa manfaat utama pembelajaran adaptif adalah dengan mempersonalisasi jalur pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. apakah setelah pretest dan sebelum post test, peneliti menguraikan adanya intervensi untuk layanan belajar yang personalized sesuai kebutuhan mahasiswa? mengingat obyek dari penelitian ini pastinya cukup beragam. terima kasih pak

10
salah satu langkah/tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kahoot dan quizizz. dapatkah pak fajar informasikan lebih lanjut untuk hasil penelitian terkait perbandingan kahoot dan quizizz tersebut?  terima kasih pak

11
Kampus virtual dalam penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2016-2017 dengan data hasil penelitian terkait aksesibilitas siswa pada fasilitas belajar. tentunya jika penelitian dilakukan pula pada kampus-kampus lainnya, maka dapat menjadi rekomendasi untuk perbaikan ataupun peningkatan sarana e learning pada institusi tersebut, misal dengan meningkatkan kapasitas broadband-bandwidth.

saya jadi ingin tahu, bu aling. apakah dalam penelitian ini terdapat rekomendasi hasil penelitian?
terima kasih

12
dari refleksi pak wanda pada penelitian ini, saya berasumsi bahwa aplikasi elektroniktutor ini dapat dimanfaatkan untuk memantau proses penyelenggaraan tes di semua jenjang pendidikan, semisal untuk mengawasi calon pendidik profesional(peserta ujian) yang sedang menempuh UP secara daring.
 
mengomentari terkait tatapan siswa yang lebih sering pada "submit your answer", menurut saya itu terjadi karena "submit your answer" merupakan diksi yang mencekam bagi siswa, sekiranya peneliti menggunakan diksi yang lebih ramah dan humanis, misal "lets continue" atau "next step" atau diksi lainnya bisa jadi akan lebih membuat tatapan matanya tidak selalu tertuju ke titik ini. :D

13
ibu, kajiannya sangat menarik sekali dan secara awam, saya pun berasumsi demikian. karena itu saya tertarik untuk mengetahui lebih lanjut. mohon maaf bu, ijin bertanya. apakah pada artikel terdapat informasi tambahan mengenai partisipan terkait latar belakang ekonomi atau demografi secara lebih spesifik? (pada slide terdapat tehnik pengumpulan data melalui survei demografi, namun belum ada paparan hasilnya)

Pages: [1]